Antara Kaget Bercampur Senang

Cerita PlusPlus 757:Antara Kaget Bercampur- Pada hari itu aku di ajak temenku buat lihat hasil lukisan yang ia bikin. Namanya Melisa di adik kelasku. Sewaktu aku sampai di rumahnya, aku sangat kaget dengan sesosok wanita cantik dan juga sexy di dalam rumah Melisa. Begitu dia melihat aku, dia langsung tersenyum.

“Mel, itu siapa ya? tanyaku.
“Itu tanteku…kenapa ya? Naksir ya..?” Jawab Melisa dengan menggodaku.
“Enak aja kamu Mel, ya gak lah” jawabku.
“Mari, sini kukenalin sama tanteku” ajak Melisa.
“Haloo… tante…” kata Melisa.
“Iya Mel, kamu udah pulang ya?” tanya tante Eva.
“Udah tante..” jawab Melisa
“Oh iya tante, nih kenalin temen Melisa…Namanya Ari” lalu tante Eva mengulurkan tanganya begitu saja.
“Perkenalkan Eva…” katanya.
“Ari, tante..” kataku.
Tangan tante Eva halus banget. Aku langsung jadi deg-degan, untung Melisa buruan mengajaku masuk, kalau tidak Otakku bisa langsung berpikir yang ngeres.


Setelah selesai melihat lukisa-lukisan Melisa, lalu kami bertiga ngobrol bareng di ruang tamu. Tante Eva enak juga diajak ngobrol orangnya cepet akrab dengan orang yang baru ia kenal. Ketika kami sedang asik ngobrol, Melisa tiba-tiba pamit untuk ke belakang otomatis tinggal aku dan tante Eva saja berdua.

CeritaPlusPlus757-Tante Eva waktu itu memakai celana legging ketat dan juga kaos putih tipis bikin aku gugup dan jantungku berdetak semakin kencang, tapi aku mencoba untuk tetap tenang. Kami berdua asik ngobrol kesana sini dan lama-lama duduk tante Eva semakin mendekat denganku. waduuuh, tambah gugup aja nih akunya. Gimana tidak gugup, posisi duduknya tante Eva aja ngangkang. Apa tante Eva nggak malu ya kalau aku melihat kearahnya? pikirku. Semakin lama, ngobrol kami mulai ke hal-hal yang berbau seks.

“Ari, kamu sudah punya pacar apa belum?” tanyanya.
“Belum tante, masih jomblo aku…hehehe…” jawabku dengan gelak tawa.
“Tante Eva kok sendirian? jangan-jangan jomblo juga kayak Ari ya..heheheh..? tanyaku menggodanya.
“Gak juga sih, aku kan sama Melisa…kok kamu tau kalau tante jomblo…” jawabnya santai.
“Owh, Ari hanya menebak-nebak aja kok…hehehee…” jawabku.
“Tapi memang benar kalau tante masih jomblo sehabis bercerai dengan suami tante…” jawabnya dengan jujur.
“Tante apa gak merasa kesepian apa?” aku bertanyak lagi.
“Gak dong kan ditemani sama Melisa” jawab tante Sekali lagi.
“Maksudnya Ari, pada waktu malam harinya tan…” tanyaku dengan nakal.
“Iiihhh kamu nakal juga yah ternyata…” kata tante Eva sambil menyubit lenganku. Aku meringis kesakitan sambil tertawa-tawa….
“Merasa kesepian gak sih tan…?” tanyaku lagi.

Antara Kaget Bercampur Senang

Bukannya dijawab, malah tante Eva memelukku sambil menciumku. Otomatis aku menjadi kaget tapi juga bercampur dengan rasa senang. Ketika aku sedang dicium tante Eva, tiba-tiba saja suara Melisa datang dari arah belakang. Untung saja pintu yang ke arah dapur tertutup sehingga Melisa tidak melihat ketika tante Eva menciumku, kalau sampai ketahuan sama Melisa bisa bahaya nih… kamipun menghentikan ciuman kami seketika.. lalu tante Eva pergi ke dalam kamarnya sambil malu. Setelah Melisa datang aku langsung saja pamitan, tidak lupa aku juga berpamitan sama tante Eva.

“Tan, Ari pamit pulang dulu ya…”
“Kenapa buru-buru sih Ari?” tanya tante Eva sambil melangkah keluar dari kamarnya.
“Ari masih ada janji sama temenku tan… jawabku
“Lain waktu main kesini lagi ya Ri…” kata tante Eva sambil mengedipkan matanya…"Menggodaku.
“Baik tan…”

Setelah kejadian tersebut aku jadi teringat sama tante Eva terus-menerus.

Pada suatu hari pas aku sedang di jalan, tidak sengaja aku bertemu dengan tante Eva…

Anda ingin Nonton Bokep Online Gratis
klik Sini : filembokep.net

“Hayy.. Tante Eva..” sapaku
“Hai juga…Ari…” jawabnya..
“Kamu mau kemana Ri…?
“Ini tan, mau jalan-jalan aja…”
“Jalan-jalan kemana ni? mending temenin tante makan aja yuk?” ajaknya
“Emang mau makan dimana tan? 
“Udah deh ayo ikut aja pokoknya Ari…” 

Tawaran tersebut tidak mungkin aku tolak, jarang-jarang ada yang traktir aku makan kan, maklum lah anak kost’an hehehe….. . Tanpa basa basi aku pun mengiyakan tawaran dari tante Eva.

Setelah kami selesai makan tante Eva pun mengajakku untuk keliling sekitaran kota Depok. Tanpa kami sadari ternyata hari sudah malam. Waktu itu jam menunjukan pukul 23.30 Lalu aku langsung saja mengajak tante Eva untuk dianter pulang ke kost’an. Aku dianter cuma sampai depan rumah kost’anku saja. Tapi sebelum aku keluar dari mobilnya, tiba-tiba tante Eva menarik badanku lalu ia menciumiku dengan ganasnya.

Kami bercumbu lumayan lama. Dan itu membuatku menjadi panas dan penuh nafsu. Akupun mengajak tante Eva untuk masuk ke kamar kosanku. Begitu kami masuk di dalam kamar, tante Eva mendorongku ke kasur, hingga kami berdua jatuh di atas kasurku. Lalu kami bercumbu kembali. Tangankupun tidak mau diam kuraba badan tante Eva.

Setelah itu kubuka tank top yang dipakai tante Eva. Wow, aku sangat kaget karena ternyata tante Eva tidak memakai BH dan itu membuatku gampang untuk menikmati indahnya toket tante Eva yang masih montok. Tante Eva mulai mengerang keenakan…

“Aaaaahh…Ari..remas terus sayang…,” kata Tante Eva mendesah. Mendengar suara tersebut aku menjadi makin menggila.
Kugigit dan kuhisap pentilnya tante Eva.

“Teruuus Ariii…nikmatnya bukan main…” desah tante Eva.

Antara Kaget Bercampur Senang Ketika Pertama Kali di Cium

Setelah selesai dengan puting tante Eva, lalu aku melepaskan celana jeannya juga CDnya tante Eva. kumainkan gundukan pepek dengan rakusnya. Benar-benar indah gundukan pepek yang ada di depan mataku kataku dalam hati. Lalu aku menyuruh tante Eva untuk membuka pahanya lebar-lebar.

“Iya sayang, lakukan saja apa yang kamu mau tante pasrah saja…” katanya. Lalu kubenamkan mukaku ke selangkangan tante Eva.
“Iiihhh.. geli dong Arii…” jerit manja tante Eva. Sambil menggoyangkan badannya ke kanan dan ke kiri menambah nikmat.

“Ooohhh…terus sayang…jilat terus…” pintanya. Kujilat, kusedot, kugigit pepek tante Eva.
Tangan tante Eva pun tidak mau diam, dia mencari sesuatu di balik CD yang masih menempel dibadanku.
“woooaawww….” jeritnya.
“Ternyata kontolmu besar juga ya Ari…?” katanya penuh keheranan.
“Tante Eva suka dengan yang gede-gede ya?” tanyaku.
“Suka banget malahan…” katanya sambil girang.

kalian Juga Bisa Download Film Bokep Gratis Tanpa Bayar
Disini Linknya: download.filembokep.net

Lalu kembali kumainkan pepeknya, kami bermain dengan posisi 69, tante Eva melumat kontolku dengan rakusnya, sampai tiba-tiba ia mulai merengek supaya kontolku dimasukkan ke dalam liang pepeknya.

“Rii, masukan sekarang yuk tante udah tidak kuat nihh…” pintanya dengan manja.
“Iya tan, Ari juga udah tidak kuat…” jawabku.
Lalu aku menindih badan tante Eva, perlahan-lahan kumasukan kontolku ke lubang pepeknya tante Eva. “sluuuuuuuup…” kontolkupun masuk seluruhnya ke dalam pepeknya tante Eva.
“Aaaaaaakkhhh Ari…” teriak tante Eva. Pepek tante Eva terasa sempit dan juga panas.
“Sodok yang kenceng ya Rii…” pintanya dengan manja.
“Sluupppp… sluuppppp… sluuuuuppppp…” kontolku menyodok keluar masuk pepek tante Eva.
“Aaaaakkhh…ooohhh…enak sekali sayang…” desahnya menahan nikmat.Tidak lama kemudian tante Eva mencengkeram lenganku dengan kuatnya.
“Aaaaakkhh Rii…tante keluaaaar….” teriaknya nikmat.
“Iya tan…Ariii juga keluaaaar…” teriakku.

Akhirnya kami pun keluar bersama sama. Setelah kami puas bercinta kamipun tertidur pulas di kamar kostku dan bangunnya pun kesiangan. Untung saja waktu itu temen-temen sekosan denganku sedang pulang kampung, jadi tidak ada yang tau kalau aku memasukan tante-tante di kamar kostku.

“Makasih ya Rii, kamu benar-benar hebat” kata tante Eva sembari berpamitan pulang.
“Kalau ada waktu kita ngentot lagi ya Rii, tante masih penasaran sama kamu” bisiknya di telingaku.
“Oh iya kalau kamu butuh apa-apa tinggal bilang aja sama tante jangan sungkan-sungkan…” katanya lagi.
“Iya tante sama-sama” kataku.

Tante Eva pulang dengan wajah yang berseri-seri. Setelah kejadian malam tersebut kami pun sering melakukan percintaan dan hubungan kami pun masih berlanjut hingga sampai ini, hubungan ku tanpa ikatan yang cuma didasari akan kubutuhan seks saja.

Semenjak berhubungan dengan tante Eva, kebutuhan sehari-hariku tercukupi. Apapun yang aku minta pasti dituruti oleh tante Eva. Soalnya ia puas dengan permainan ranjangku dan puas akan besarnya kontolku. 

Antara Kaget Bercampur Senang, Ketika aku di cium oleh tante Eva. Kisah ini menceritakan kalau, kalau banyak sekali tante-tante yang ingin ngentot dengn brondong.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.